Perbedaan antara Menulis sebagai Hobi dan Passion

Oleh Nur Rahmah Merdekawati

Bagi sebagian orang menulis merupakan media penuangan ide, opini, ataupun perasaan. Oleh pihak lainnya tujuan mereka menulis yaitu sebagai wahana berkarya atau profesi. Ada pula yang merasa bahwa menulis adalah sarana penyembuh dari rasa sakit yang tidak bisa terucapkan oleh lisan.

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, menulis berasal dari kata dasar tulis yang diartikan membuat huruf (angka dan sebagainya) dengan pena. Pengertian lainnya menerangkan bahwa menulis yaitu melahirkan pikiran atau perasaan (seperti mengarang, membuat surat) dengan tulisan (verba).

Dari pengertian tersebut dapat digaris bawahi menulis merupakan suatu kegiatan menghasilkan kumpulan huruf atau angka dan sebagainya hingga menjadi tulisan utuh yang dapat dibaca yang berasal dari pikiran dan perasaan melalui sebuah media. Seiring perkembangannya, media yang digunakan untuk menulis tidak hanya pena dan kertas (buku) saja, tetapi saat ini dapat kita jumpai media elektronik yang lebih dominan digunakan karena memudahkan penulis.

Dengan hadirnya media elektronik tersebut semakin banyak punya lahir tulisan-tulisan dari berbagai penjuru stakeholder masyarakat. Contohnya saja masyarakat yang dengan mudahnya mengetik (menulis) melalui ponsel dan membagikannya ke media sosial. Dari semakin merebaknya tulisan tersebut, maka timbul pula berbagai istilah penulis, antara lain ghostwriter, blogger, jurnalis, warganet, dll.

Oleh karena hal tersebut pula semakin melembak orang yang unjuk diri dalam kepenulisan hingga berusaha meraup keuntungan dari karya miliknya. Seperti halnya aktivitas lain, hal ini menyebabkan lahir dua pembeda bagi penggiat tulis-menulis, ada yang menjadikan menulis sekadar hobi,dan ada juga yang membuat aktivitas menulis sebagai passion.

Apa perbedaan maksud dari kedua penggiat tersebut? Teman-teman masuk kategori mana, nih? Simak ulasan berikut! 

1. Waktu Menulis

Hal pertama yang dapat dilihat untuk mengetahui apakah menulis bagi kamu sebagai hobi atau passion adalah dari waktu menulis. Kuantitas waktu menulis sebagai passion biasanya lebih sering ketimbang ketika hanya menjadi hobi.

2. Hasrat Menulis

Seperti kesukaan-kesukaan dalam kegiatan lainnya, pada seseorang yang menjadikan menulis sebagai hobi, aktivitas tersebut hanya dilakukan ketika ingin saja. Singkatnya, jika menulis sebagai passion maka kamu akan meluangkan waktu untuk menulis, sedangkan bila menjadi hobi, kamu akan mencari waktu luang untuk melakukannya.

3. Jenis Tulisan

Berikutnya dapat dilihat dari jenis tulisan. Umumnya jika aktivitas menulis telah mendarah daging (passionate) maka kamu tidak hanya menghasilkan satu jenis tulisan saja, tetapi lebih dari lima jenis tulisan. Misalnya saja, quote, puisi, cerpen, artikel, fiksi mini, dan tulisan-tulisan kompleks lainnya. Sudah jelas bahwa jika sekadar hobi maka kurang dari jumlah tersebut.

4. Hasil dari Menulis                             

Ini nih, perbedaan yang paling mencolok antara menulis sekadar hobi dengan sebagai passion. Mungkin kamu sudah tau siapa saja orang-orang berpenghasilan besar dari hasil tulisannya. Yup! Karena passion mereka adalah menulis, maka konsistensi membentuk keterampilan serta kualitas tulisannya sehingga dapat berbuah menjadi cuan. Hehe …. Lain halnya dengan menulis sekadar hobi yang hanya untuk mengisi waktu luang dan bersenang-senang.

Jadi, kesimpulannya bahwa menulis sekadar hobi merupakan kegiatan untuk bersenang-senang sehingga hanya dilakukan ketika ingin saja. Sedangkan menulis sebagai passion kamu menikmati setiap waktu menulismu sesering apapun itu dan jika tidak dilakukan maka akan merasa aneh ketika tidak melakukannya.

Dari keempat poin di atas, kamu berada di posisi mana? 😀

Selamat menulis ^^       

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
Iklanspot_img

Latest Articles